
Jasa Survey Geolistrik Profesional
Resistivitas 1D/2D/3D · Electrical Resistivity Tomography · Induced Polarization — Data Bawah Permukaan untuk Keputusan Teknis yang Lebih Aman
Survey geolistrik resistivitas dan Induced Polarization (IP) untuk deteksi air tanah, pemetaan akuifer, bedrock, rekahan, intrusi air laut, longsor, mineralisasi, dan kondisi bawah permukaan tanpa penggalian.
Apa itu Survey Geolistrik dan Mengapa Penting?
Survey geolistrik adalah metode geofisika non-destruktif yang mengukur variasi tahanan jenis batuan dan tanah di bawah permukaan. Geosinergi melaksanakan survey geolistrik menggunakan konfigurasi Wenner, Schlumberger, Dipole-Dipole, dan metode Electrical Resistivity Tomography (ERT) 1D, 2D, hingga 3D sesuai kebutuhan proyek. Metode ini efektif untuk investigasi air tanah, pemetaan lapisan batuan dasar, identifikasi zona lemah, rekahan, rongga, intrusi air laut, potensi longsor, serta eksplorasi tambang dan lingkungan. Hasil pengukuran diolah menjadi penampang resistivitas, interpretasi geologi bawah permukaan, rekomendasi titik bor, serta laporan teknis siap pakai untuk perencanaan konstruksi, pertambangan, perkebunan, industri, dan studi kelayakan.
Survey geolistrik adalah metode geofisika non-destruktif untuk memetakan kondisi bawah permukaan berdasarkan perbedaan tahanan jenis listrik (resistivitas) batuan, tanah, air, lempung, pasir, rekahan, dan material lainnya. Dengan menginjeksikan arus listrik ke tanah melalui elektroda dan membaca beda potensial yang muncul, tim geofisika dapat membuat model lapisan bawah permukaan tanpa perlu melakukan pemboran di semua titik.
Metode ini sangat berguna ketika proyek membutuhkan gambaran awal sebelum pengeboran, seperti pencarian akuifer air tanah, penentuan kedalaman batuan dasar, identifikasi zona lemah, pemetaan potensi longsor, investigasi intrusi air laut, serta eksplorasi mineral. Untuk keputusan desain yang lebih lengkap, survey geolistrik sering dikombinasikan dengan SPT Boring, Sondir (CPT), atau Survey Topografi.
Keunggulan utama geolistrik adalah kemampuannya memberikan penampang bawah permukaan secara kontinu sepanjang lintasan. Dibanding hanya mengandalkan satu atau dua titik bor, geolistrik membantu melihat perubahan lateral lapisan tanah dan batuan sehingga posisi titik bor, sumur produksi, pondasi, atau investigasi lanjutan dapat ditentukan lebih tepat dan efisien.

Metode Geolistrik yang Kami Gunakan
Setiap tujuan investigasi membutuhkan konfigurasi pengukuran yang berbeda. Kami membantu memilih metode paling efisien berdasarkan target kedalaman, kondisi lahan, dan output yang dibutuhkan.
Resistivitas 1D / VES
- →Ideal untuk survey awal potensi air tanah
- →Menghasilkan interpretasi lapisan vertikal di satu titik
- →Efisien untuk rekomendasi titik sumur bor
- →Cocok untuk area desa, industri, perkebunan, dan fasilitas umum
- →Biaya lebih ekonomis untuk kebutuhan titik terbatas
Resistivitas 2D / ERT
- →Menampilkan penampang bawah permukaan sepanjang lintasan
- →Efektif untuk bedrock, rekahan, zona lemah, void, dan akuifer
- →Cocok untuk geoteknik, tambang, longsor, dan lingkungan
- →Dapat memakai konfigurasi Wenner, Schlumberger, atau Dipole-Dipole
- →Lebih informatif untuk perubahan lateral lapisan tanah
Geolistrik 3D
- →Memetakan volume bawah permukaan secara lebih menyeluruh
- →Cocok untuk investigasi area kompleks dan target tidak linear
- →Mendukung visualisasi model resistivitas dalam tampilan 3D
Induced Polarization (IP)
- →Digunakan untuk eksplorasi mineralisasi sulfida dan logam
- →Mengukur respons chargeability selain resistivitas
- →Cocok untuk prospek tambang, zona alterasi, dan target eksplorasi
Output yang Anda Terima dari Jasa Survey Geolistrik
Deliverable disiapkan agar dapat langsung digunakan oleh owner, konsultan, kontraktor, hidrogeolog, geoteknik, atau tim eksplorasi.
| Output | Format | Kegunaan |
|---|---|---|
| Kurva Sounding / Data Lapangan | Excel · PDF | Kontrol kualitas data dan dokumentasi akuisisi |
| Model Resistivitas 1D | PDF · Gambar | Interpretasi lapisan vertikal dan potensi akuifer |
| Penampang Resistivitas 2D / ERT | PDF · PNG · JPG | Pemetaan lapisan, bedrock, void, rekahan, dan zona lemah |
| Model 3D Resistivitas | PDF · Gambar · File model* | Visualisasi volume bawah permukaan untuk area kompleks |
| Peta Lintasan & Titik Elektroda | DWG · KML · PDF | Referensi lokasi survey dan integrasi dengan peta proyek |
| Interpretasi Geologi / Hidrogeologi | Rekomendasi zona target, kedalaman, dan risiko bawah permukaan | |
| Rekomendasi Titik Bor / Investigasi Lanjutan | PDF · Koordinat | Dasar penentuan sumur bor, borehole, atau uji geoteknik lanjutan |
| Laporan Teknis Lengkap | Dokumentasi resmi untuk perencanaan, tender, dan keputusan proyek |
*Format file model disesuaikan dengan software pengolahan dan kebutuhan proyek. Output koordinat dapat diselaraskan dengan sistem koordinat proyek apabila data kontrol tersedia.
Kapan Anda Membutuhkan Jasa Survey Geolistrik?
Survey geolistrik cocok digunakan ketika proyek membutuhkan gambaran bawah permukaan yang lebih luas sebelum menentukan tindakan teknis, pemboran, atau desain akhir.
- Survey air tanah dan penentuan titik bor sumur dalam
- Pemetaan akuifer dan lapisan pembawa air
- Investigasi batuan dasar (bedrock) untuk pondasi dan infrastruktur
- Deteksi rekahan, zona lemah, void, dan rongga bawah permukaan
- Studi potensi longsor dan kestabilan lereng
- Identifikasi intrusi air laut pada kawasan pesisir
- Eksplorasi mineral, tambang, dan laterit
- Investigasi landfill, limbah, dan pencemaran bawah permukaan
Survey Geolistrik untuk Eksplorasi Air Tanah
Salah satu penggunaan paling umum survey geolistrik adalah menentukan potensi akuifer dan rekomendasi titik sumur bor. Geolistrik membantu memperkirakan kedalaman lapisan pembawa air, ketebalan zona potensial, serta indikasi lapisan lempung atau batuan kompak yang kurang prospektif. Layanan ini banyak dibutuhkan untuk kawasan industri, perumahan, hotel, perkebunan, peternakan, fasilitas umum, dan daerah yang belum terlayani jaringan air baku.
Survey Geolistrik untuk Geoteknik, Pondasi & Batuan Dasar
Pada proyek konstruksi, geolistrik dapat digunakan untuk memetakan kedalaman batuan dasar, zona lapuk, rekahan, rongga, dan perubahan litologi yang berpengaruh terhadap desain pondasi. Data ini sangat bermanfaat sebagai screening awal sebelum menentukan lokasi titik bor geoteknik atau sebelum pekerjaan struktur berat seperti jembatan, bendungan, retaining wall, pabrik, dan bangunan industri.
Survey Geolistrik untuk Longsor, Drainase & Stabilitas Lereng
Area rawan longsor sering dipengaruhi oleh bidang gelincir, zona jenuh air, lapisan lempung, dan perubahan material bawah permukaan. Dengan penampang resistivitas 2D, indikasi zona basah dan material lemah dapat dipetakan sepanjang lereng sehingga perencana dapat menentukan strategi drainase, perkuatan lereng, atau investigasi lanjutan yang lebih tepat.
Survey Geolistrik untuk Tambang, Mineralisasi & Quarry
Untuk sektor pertambangan, geolistrik resistivitas dan IP dapat digunakan untuk pemetaan zona alterasi, struktur geologi, rekahan, kontak litologi, overburden, dan indikasi mineralisasi. Pada quarry, metode ini membantu memperkirakan sebaran batuan kompak dan ketebalan lapisan penutup sehingga kegiatan eksplorasi awal menjadi lebih efisien sebelum pemboran atau pengupasan lahan dilakukan.
Survey Geolistrik untuk Lingkungan, Landfill & Intrusi Air Laut
Perbedaan resistivitas dapat membantu mengidentifikasi zona air asin, rembesan lindi, area tercemar, dan anomali bawah permukaan pada landfill atau kawasan pesisir. Untuk proyek lingkungan, hasil geolistrik dapat menjadi dasar penentuan titik sampling, monitoring kualitas air tanah, dan evaluasi potensi penyebaran kontaminan.
Alur Kerja Survey Geolistrik Geosinergi
Kami merancang setiap pekerjaan agar data yang diperoleh relevan dengan pertanyaan teknis proyek, bukan sekadar menghasilkan penampang warna tanpa interpretasi yang jelas.
Diskusi Tujuan & Studi Data Awal
Kami mengidentifikasi target investigasi, kondisi lokasi, akses, peta/topografi, data bor lama, serta kendala lapangan agar desain lintasan sesuai kebutuhan proyek.
Desain Lintasan & Konfigurasi Elektroda
Panjang lintasan, spasi elektroda, konfigurasi array, dan target kedalaman dirancang sesuai tujuan: akuifer, bedrock, mineralisasi, longsor, atau investigasi lingkungan.
Akuisisi Data Lapangan
Tim memasang elektroda, melakukan pengukuran resistivitas/IP, mencatat koordinat lintasan, kondisi medan, dokumentasi, serta melakukan quality control data.
Pengolahan, Inversi & Interpretasi
Data diolah menjadi model resistivitas/chargeability, lalu diinterpretasikan dengan mempertimbangkan geologi regional, topografi, data lapangan, dan tujuan teknis proyek.
Laporan & Rekomendasi
Anda menerima laporan teknis berisi metode, lokasi, hasil pengolahan, interpretasi, kesimpulan, dan rekomendasi titik bor atau investigasi lanjutan.
Kombinasikan dengan Layanan Penyelidikan Tanah Lainnya
Geolistrik memberikan gambaran bawah permukaan secara tidak langsung. Untuk validasi parameter tanah dan desain teknik, hasil geolistrik sering dikombinasikan dengan metode investigasi langsung berikut:
SPT Boring — Validasi Lapisan Tanah & Sampel
Setelah geolistrik mengidentifikasi zona target, SPT Boring memberikan data langsung berupa sampel tanah, nilai N-SPT, muka air tanah, dan deskripsi stratigrafi. Pelajari lebih lanjut →
Sondir (CPT) — Profil Daya Dukung Tanah
Cocok untuk memverifikasi zona tanah lunak, lapisan keras, dan kapasitas dukung pondasi dangkal maupun dalam berdasarkan hasil indikasi geolistrik. Pelajari lebih lanjut →
Survey Topografi — Posisi Lintasan & Model Elevasi
Data topografi membantu koreksi elevasi lintasan geolistrik dan integrasi hasil interpretasi ke dalam peta proyek, site plan, atau model desain. Pelajari lebih lanjut →
Georadar (GPR) — Deteksi Detail Dangkal
Untuk utilitas, void dangkal, struktur beton, atau target resolusi tinggi pada kedalaman relatif dangkal, GPR dapat melengkapi hasil geolistrik. Pelajari lebih lanjut →
Area Layanan Survey Geolistrik di Seluruh Indonesia
Dengan tim lapangan dan perencanaan mobilisasi yang fleksibel, kami melayani survey geolistrik untuk proyek perkotaan, kawasan industri, tambang, perkebunan, hingga lokasi terpencil.
Jawa & Bali
Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Malang, Solo, Bali, dan kota-kota lain. Area Jabodetabek dilayani dengan mobilisasi yang lebih efisien.
Sumatera
Medan, Pekanbaru, Palembang, Batam, Lampung, Jambi, Padang, dan wilayah lain untuk air tanah, tambang, perkebunan, dan infrastruktur.
Kalimantan
Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Palangkaraya, IKN Nusantara, dan area tambang/perkebunan di Kalimantan.
Sulawesi, Maluku & Papua
Makassar, Kendari, Manado, Palu, Ambon, Jayapura, Sorong, dan kawasan timur Indonesia untuk proyek mineral, air tanah, infrastruktur, dan lingkungan.
Siapkan Scope Geolistrik Sebelum Pengeboran
Gunakan panduan berikut untuk memilih metode, menyusun anggaran, mengevaluasi laporan, dan menyiapkan langkah setelah hasil survey tersedia.
Panduan Utama
Survey Geolistrik Sebelum Pengeboran Sumur Industri
Susun scope, metode, biaya, deliverable, evaluasi vendor, dan langkah validasi sebelum investasi pengeboran.
Biaya
Harga Jasa Survey Geolistrik
Bandingkan quotation berdasarkan scope, bukan angka per titik saja.
Pemilihan Metode
Geolistrik 1D vs 2D
Pilih metode berdasarkan luas, geologi, akses, dan risiko keputusan.
Deliverable
Isi Laporan Survey Geolistrik
Pastikan hasil memberi rekomendasi titik, kedalaman, dan batas interpretasi.
Perencanaan
Berapa Titik yang Dibutuhkan?
Tentukan cakupan dari area, data sumur, variasi geologi, dan kebutuhan air.
Pascasurvey
Setelah Geolistrik, Apakah Bisa Langsung Mengebor?
Rencanakan pengeboran, logging, pumping test, uji kualitas air, dan evaluasi hasil.
Faktor yang Mempengaruhi Biaya Survey Geolistrik
Harga jasa geolistrik bergantung pada desain survey dan kompleksitas target. Berikut faktor utama yang menentukan penawaran.
Jumlah Titik atau Lintasan
Survey 1D biasanya dihitung berdasarkan jumlah titik sounding. Survey 2D/3D dihitung berdasarkan jumlah lintasan, panjang lintasan, spasi elektroda, dan luas area cakupan.
Target Kedalaman
Semakin dalam target investigasi, umumnya dibutuhkan bentangan kabel lebih panjang, spasi elektroda lebih besar, dan waktu akuisisi lebih lama.
Metode & Konfigurasi
Resistivitas 1D, ERT 2D, geolistrik 3D, dan IP memiliki kebutuhan alat, durasi pengukuran, serta kompleksitas pengolahan yang berbeda.
Kondisi Lokasi & Akses
Topografi curam, vegetasi lebat, area basah, lintasan terhalang bangunan, atau lokasi terpencil dapat menambah waktu persiapan dan kebutuhan personel lapangan.
Detail Interpretasi & Integrasi Data
Integrasi dengan topografi, data bor, peta geologi, GIS, atau kebutuhan model 3D akan mempengaruhi waktu analisis dan penyusunan laporan.
Dapatkan Estimasi Harga Survey Geolistrik Proyek Anda
Ceritakan tujuan survey, lokasi, perkiraan luas area, target kedalaman, dan output yang dibutuhkan. Kami akan bantu susun desain survey dan estimasi biaya yang paling efisien.
Minta Estimasi Harga GratisPertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Survey Geolistrik
Jawaban atas pertanyaan umum dari pemilik proyek, kontraktor, konsultan, developer, industri, dan pengelola tambang.
Berapa kisaran biaya jasa survey geolistrik?
Biaya survey geolistrik tergantung jumlah titik atau lintasan, panjang bentangan, target kedalaman, metode yang dipilih, lokasi proyek, dan tingkat detail laporan. Survey geolistrik 1D untuk air tanah biasanya dihitung per titik sounding, sedangkan geolistrik 2D/ERT dihitung berdasarkan lintasan dan panjang pengukuran. Hubungi kami untuk mendapatkan estimasi harga sesuai kebutuhan proyek Anda.
Apa perbedaan geolistrik 1D dan geolistrik 2D?
Geolistrik 1D atau VES menghasilkan interpretasi lapisan vertikal pada satu titik dan sering digunakan untuk survey awal air tanah. Geolistrik 2D atau ERT menghasilkan penampang bawah permukaan sepanjang lintasan sehingga lebih baik untuk melihat perubahan lateral seperti bedrock, rekahan, zona lemah, void, dan bidang longsor.
Apakah survey geolistrik bisa memastikan adanya air tanah?
Survey geolistrik dapat mengidentifikasi indikasi zona akuifer berdasarkan kontras resistivitas, tetapi hasilnya tetap berupa interpretasi geofisika. Untuk memastikan debit dan kualitas air, diperlukan pemboran sumur uji, pumping test, dan uji kualitas air. Geolistrik membantu meningkatkan peluang keberhasilan dengan memilih titik bor yang lebih prospektif.
Berapa kedalaman yang bisa dicapai survey geolistrik?
Target kedalaman bergantung pada panjang bentangan dan spasi elektroda. Secara umum, bentangan yang lebih panjang memungkinkan investigasi lebih dalam, tetapi resolusi detail akan berkurang seiring bertambahnya kedalaman. Kami akan menyesuaikan desain lintasan dengan target kedalaman proyek Anda.
Apakah geolistrik bisa digunakan untuk mendeteksi batuan dasar?
Ya. Perbedaan resistivitas antara tanah penutup, batuan lapuk, dan batuan dasar sering dapat terlihat pada model geolistrik. Hasil ini berguna untuk estimasi kedalaman bedrock, screening lokasi pondasi, quarry, dan perencanaan investigasi geoteknik lanjutan.
Apa fungsi Induced Polarization (IP) dalam survey geolistrik?
Induced Polarization atau IP mengukur kemampuan material bawah permukaan menyimpan muatan listrik sementara. Metode ini umum digunakan dalam eksplorasi mineral karena zona sulfida atau mineralisasi tertentu dapat memberikan respons chargeability yang berbeda dibanding batuan sekitarnya.
Berapa lama waktu pengerjaan survey geolistrik?
Durasi tergantung jumlah titik/lintasan, akses lokasi, dan target kedalaman. Survey 1D beberapa titik dapat diselesaikan dalam 1 hari lapangan, sedangkan survey 2D/3D dengan lintasan panjang dapat membutuhkan beberapa hari. Pengolahan dan laporan biasanya membutuhkan beberapa hari kerja setelah data lapangan lengkap.
Apakah Geosinergi melayani survey geolistrik di luar Jabodetabek?
Ya. Geosinergi melayani jasa survey geolistrik di seluruh Indonesia, termasuk Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, NTB, Maluku, dan Papua. Untuk proyek di luar Jabodetabek, biaya mobilisasi dihitung secara transparan dalam penawaran.
Butuh Jasa Survey Geolistrik?
Dapatkan desain lintasan, estimasi biaya, dan konsultasi teknis gratis untuk kebutuhan air tanah, geoteknik, tambang, lingkungan, atau konstruksi.
- ✓ Resistivitas 1D, 2D/ERT & 3D
- ✓ IP untuk eksplorasi mineralisasi
- ✓ Interpretasi akuifer, bedrock, void & longsor
- ✓ Laporan teknis siap untuk perencanaan
- ✓ Jakarta, Jabodetabek & Seluruh Indonesia
Info Singkat Geolistrik
- Metode: Resistivitas 1D/VES, 2D ERT, 3D, IP
- Target: Akuifer, bedrock, void, rekahan, longsor, mineralisasi
- Output: Penampang resistivitas, model 1D/2D/3D, interpretasi
- Kegunaan: Air tanah, geoteknik, tambang, lingkungan
- Data: Koordinat lintasan, dokumentasi, laporan teknis
- Laporan: Sesuai jumlah titik/lintasan dan kompleksitas analisis
- Wilayah: Jabodetabek & Seluruh Indonesia
Sering Dikombinasikan dengan
Layanan investigasi langsung untuk memvalidasi hasil interpretasi geolistrik.
Semua Layanan Kami
Solusi penyelidikan tanah dan geoteknik lengkap untuk proyek Anda.
- 📊
Sondir
Cone Penetration Test
- 🔧
SPT Boring
Standard Penetration Test
- 📡
Georadar
Ground Penetrating Radar
- ⚡
DCPT
Dynamic Cone Penetration Test
- 🛤️
CBR Test
California Bearing Ratio
- 🏗️
Soil Investigation
Comprehensive Soil Investigation
- 🗺️
Survey Topografi
Pemetaan Lahan Profesional
- 🌊
MASW
Multichannel Analysis of Surface Waves
Siap Memulai Proyek Penyelidikan Tanah?
Konsultasikan kebutuhan geoteknik Anda dengan tim ahli kami. Dapatkan penawaran harga kompetitif dan solusi terbaik untuk proyek Anda.
Kirim Pesan via WhatsApp
Isi form dan langsung terhubung ke tim kami